Monday, August 22, 2011

Mahasiswa, antara realita dan kenyataan sebenarnya !


Mahasiswa, antara realita dan kenyataan sebenarnya !
Mahasiswa dengan pergaulan “liar”nya, yang bahkan tak realistis sama sekali antara apa yang yang ada dalam otaknya dengan keadaan diri yang sebenarnya !. Pilah-pilihlah memilih teman, mana yang baik dan mana yang tidak. Bukan berarti yang kaya harus berteman dengan yang kaya, atau yang miskin ngumpulah segeng dengan anak miskin, bukan begitu ! bergaulah dengan orang yang anda percaya, anda yakin dengan bergaul dengannya anda aan mendapat suatu keuntungan, dan saling menguntungkan tentunya ! bergaullah dengan orang yang pintar, walau anda mungkin tak sepintar teman anda, tapi setidaknya anda lebih baik ketimbang harus bergaul dengan sekumpulan orang bodoh. Salah-salah anda malah semakin bodoh !

Bergaulah dengan orang yang levelnya diatas anda yang dapat melengkapi kekurangan anda, misal saja ketika anda tidak bisa musik dan anda ingin mempelajarinya, maka bergaulah dengan “musisi’ dari sekitar anda! *(sebenarnya akupun tak kuasa berkata seperti ini, karena nyatanya akupun payah dalam pergaulan !. Jadilah sosok mahasiswa apa adanya, yang antara ucapan dengan realita itu bisa padu/singkron. Jangan suka melebih-lebihkan, karena itu bakal menjadi bumerang untuk anda ! jujurlah siapa anda sebenarnya *tapi janggan jujur kalau anda anak haram (peace) hahah *perasaan serius banget dari tadi. Gini deh, jadi mahasiswa jangan sok gengsi, ketika kau hanya punya satu sepatu ya sudah syukuri apa yang kau punya itu, gak usah pikirkan apa yang temanmu bilang.

Ingat, gak usah malu, seharusnya yang malu itu ketika peringkat anda jeblok *(huhu,,,, jadi inget angka 32, amit-amit banget dah...fighting !!! untuk terus beregenerasi , roda itu berputar lho,), anda malu sama teman anda yang selalu berpakaian necis, pake mobil atau apalah. Jangan—jangan seperti itu, seharusnya teman anda itu yang malu, karena ia hanya bisa mengandalkan fasilitas orang tuanya. Memanfaatkan kedudukan tinggi orang tua ! hahhhh *bisakah ia fighting sendiri ? aku ragu kalau mereka bisa! Bukankah anda yang mandiri jauh lebih hebat darinya, kenapa malu ? buktikan walau sekarang anda tak punya apa-apa tapi suatu saat, anda pasti bisa ! melebihi teman anda (*hoaah mimpi gue banget tuh, bisa keluar negri)*lho apa hubungannya

*yeyeyeyey semangat, orang bukan dilihat dari seberapa kaya ia, apa merek bajunya. Bukan itu !!!, orang itu dilihat dari semangatnya , meskipun tidak mungkin menjadi nseorang yang sempurna, paling tidak jadilah ayng terbaik, itu sudah cukup .

No comments:

Post a Comment

Comment here please ! Thanks :)

Google+ Badge